7 Cara Mengatasi Susah Tidur atau Insomnia

Advertisement
Cara Mengatasi Susah Tidur. Insomnia adalah salah satu gangguan tidur yang membuat seseorang kesulitan tidur meskipun mempunyai kesempatan dan waktu untuk tidur. Penderita insomnia akan tidak fit pada keesokan harinya karena di malam harinya tidak bisa tidur dengan nyenyak akibat gangguan kesehatan ini.

Tidur merupakan kondisi tidak sadar yang diperlukan tubuh untuk beristirahat. Ketika tidur, setidaknya tubuh akan melewati lima siklus dalam satu malam. Tahapan-tahapan tidur di antaranya adalah tahap mengantuk, tidur ringan, tidur nyenyak, kemudian diakhiri dengan tahap mimpi. Pada tahap mimpi mata akan mengalami pergerakan yang cepat sehingga kerap disebut sebagai tahap rapid eye movement (REM). 

Di Indonesia, insomnia sudah bukan hal yang asing diperbincangkan. Anda pasti pernah melihat keluhan teman-teman Anda karena terjebak insomnia, baik di sosial media ataupun selipan curhat. Memang dari riset internasional yang dilakukan oleh US Censius Bureau, International Database tahun 2004 cukup mengejutkan hasilnya. Ada perkiraan penderita insomnia di Indonesia mencapai angka 28 juta orang.

Cara Mengatasi Susah Tidur (Insomnia) Tanpa Obat

Cara Mengatasi Susah Tidur (Insomnia)

Pada tulisan ini, Anda akan memperoleh solusi dari masalah yang selama ini telah mengambil setengah peluang kesuksesan Anda. Cara mengatasi susah tidur atau insomnia yang paling pertama adalah dengan mencari tahu alasan atau penyebab kenapa Anda terus-terusan mengalami susah tidur.

Penyebab dari insomnia tidak selalu pasti, namun beberapa aktivitas dan kondisi bisa menjadi faktor pendukung seseorang terlibat dalam insomnia. Mulai dari gaya hidup dan tingkat kenyamanan ruang tidur (kamar) Anda bisa menjadi faktor utamanya. Ada pula penyebab lain seperti kesehatan fisik, psikologi, beban pikiran, dan efek obat-obatan. Penyakit seperti asma, depresi, dan nyeri sendi juga bisa menyebabkan gangguan tidur. 

Ada sebetulnya obat untuk penderita insomnia atau obat tidur, tetapi obat-obatan ini tidak bisa dipakai dalam jangka panjang. Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi insomnia tidak dianjurkan dipakai terus-menerus karena bisa menimbulkan berbagai efek samping pada kesehatan juga membuat tubuh menjadi adiktif terhadap obat ini.

Untuk itu, lebik baik Anda menyiasatinya dengan mengikuti cara jitu mengatasi insomnia agar tidur bisa menjadi lebih nyenyak dan pada pagi hari badan Anda menjadi fit dan siap berjibaku menjemput rezeki. Berikut ini tips-tips yang bisa Anda lakukan.

Relaksasi
Saat insomnia mulai menghampiri, kebanyakan orang lebih memilih untuk membolak-balik badan yang sebetulnya aktivitas tersebut hanya menambah beban stres di otak. Daripada begitu, lebih baik Anda melakukan kegiatan yang membuat suasana hati dan pikiran menjadi lebih tenang. Dengan pikiran dan hati yagng tenang, maka tidur pun tidak sulit lagi.

Untuk mencapai tujuan ini, Anda bisa melakukan beberapa olah tubuh seperti yoga dan pilates. Olah tubuh yang mengandalkan teknik pernapasan akan membawa pengaruh baik pada suasana hati, detak jantung, dan dapat mengurangi ketegangan otot.

Bila Anda belum pernah melakukan yoga, maka alternatifnya adalah dengan melakukan kegiatan yang membuat Anda merasa tenang. Apakah hobi Anda yang tidak melibatkan banyak gerak tubuh? Lakukan saja. Membaca buku, mendengarkan musik berirama ringan, memakai aromaterapi, atau menenangkan pikiran sambil berendam air hangat di bathtub bisa Anda coba.

Melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat tubuh menjadi rileks sangat cocok untuk Anda yang menderita insomnia akibat terbebani pikiran stres, cemas, atau bahkan depresi.

Jangan terjebak oleh rasa bersalah
Anda mungkin tidak bisa tidur karena memikirkan kesalahan yang telah Anda lakukan hari ini. Bila terus dipikirkan, maka kecemasan akan berujung stres, dan Anda benar-benar terbelenggu oleh beban mental. Stres ini akan membuat hidup Anda menjadi tidak nyaman, tidur terganggu, dan kesulitan untuk berkembang.

Ada baiknya Anda mencoba untuk berpikir positif. Setiap orang pernah melakukan kesalahan. Bila Anda telah melakukan sebuah kesalahan yang sulit ditolerir, dan itu mengganggu kesempatan tidur Anda. Maka tulislah masalah tersebut pada secarik kertas beserta solusi yang dapat dipikirkan untuk mengatasinya.

Anda juga bisa membicarakan masalah tersebut pada teman terdekat atau keluarga Anda. Jangan khawatir, Anda tidak sendiri. Mintalah rekan bicara Anda untuk memberikan saran terbaik dan kemudian tuliskan masalah beserta solusi tersebut pada secarik kertas. Hal ini diharapkan akan mengurangi kekhawatiran yang menjadi penyebab insomnia.

Ketahui makanan dan minuman yang Anda konsumsi
Jangan makan kelompok makanan tinggi karbohidrat karena saat menjelang tidur karena sistem pencernaan akan terbebani. Apalagi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks selain membuat sistem pencernaan menjadi sulit beristirahat, tubuh juga akan merasa lapar ketika Anda bangun karena glukosa darah yang disebarkan oleh hormon insulin akibat karbohidrat Anda konsumsi di malam hari menjadi berkurang.

Minuman yang mengandung alkohol dan kafein juga akan membuat Anda susah tidur. Hindari minuman minuman beralkohol dan berkafein seperti teh dan kopi pada sore hari bila Anda tidak ingin terserang insomnia di malam harinya. Juga hindari merokok menjelang tidur. Kandungan nikotin pada rokok berisiko membuat Anda sulit tidur.

Konsisten pada jam biologis
Tubuh memiliki jam biologis yang akan mengikuti ritme yang telah ditentukan dari hari-hari sebelumnya. Anda tidak bisa merubah-rubah pola hidup sesuka hati karena akan berdampak pada kondisi kesehatan. Penyebab insomnia juga bisa terjadi karena Anda tidak bisa menuruti kemauan jam biologis.

Bila jam sepuluh malam Anda sudah terbiasa tidur, maka lakukan hal yang sama pada esok harinya. Sekalipun ada perubahan jadwal kegiatan atau kerja, Anda harus tetap memberikan jadwal tersendiri kepada tubuh Anda untuk beristirahat di waktu yang sama setiap harinya. Hal ini untuk menghindari risiko Anda mengalami susah tidur. 

Ciptakan kamar tidur dan suasana yang nyaman
Kamar tidur seharusnya berisikan perangkat tidur saja. Kalau ada meja belajar, komputer, dan televisi di kamar Anda, maka segera pindahkan ke luar ruangan karena untuk mendapatkan kenyamanan tidur, kamar tidur tidak bisa dipadati dengan benda-benda yang tidak akan membantu Anda tertidur.

Atur keluar masuknya udara di kamar Anda. Bila memakai AC, maka suhunya dibuat tidak terlalu dingin ataupun tidak terlalu panas, sesuaikan dengan cuaca di luar rumah. Sejam menjelang tidur, Anda bisa mengurangi cahaya di dalam kamar untuk mengondisikan tubuh.

Jauhi jam yang berada di sisi tempat tidur. Insomnia akan memaksa Anda untuk terus menengok jam dan berharap hari sudah pagi. Semakin sering melihat jam justru membuat Anda semakin frustasi karena tidak tercapainya paksaan kemauan tersebut.

Posisikan tubuh Anda senyaman mungkin ketika tidur. Ketahuilah posisi tidur yang baik dan cocok untuk diri Anda. Bila Anda sedang hamil, maka tidur telentang dan meletakkan bantal di bawah lutut dapat membuat tidur lebih nyaman. Jangan gunakan bantal yang terlalu tinggi karena berisiko menimbulkan nyeri sendi pada leher dan punggung.

Rutin berolahraga
Seorang pria mengaku kalau dirinya kesulitan tidur malam setelah satu jam bermain badminton. Setelah diketahui penyebabnya, ternyata olahraga malam dapat meningkatkan suhu dan adrenalin tubuh yang membuat mata sulit mengantuk. Dirinya pun telah mengalami masalah ini setiap kali dia berolahraga malam.

Pengalaman tersebut bisa saja terjadi, akan tetapi belum tentu berlaku untuk semua orang. Faktanya dari sebuah studi yang melibatkan 1000 orang di Amerika, terdapat hasil yang cukup mengejutkan. Orang yang terbiasa berolahraga di pagi hari punya kualitas tidur lebih baik dibanding yang tidak. Sedangkan sebagian lain yang berolahraga di malam hari, tidak punya perbedaan tidur dengan yang tak berolahraga. Apabila Anda mandi di malam hari, maka tubuh menjadi lebih segar dan rileks untuk dibawa tidur karena bisa jadi ketiak basah akibat keringat menjadi satu penyebab tidur Anda tidak nyaman.

Robert Rosenberg, seorang pakar tidur mengatakan, suhu tubuh setelah berolahraga memang meningkat dan membuat orang sulit tidur. Tapi penurunan suhu juga terjadi dengan cepat sehingga akan mengundang rasa kantuk lebih cepat.  

Jalan tengahnya adalah dengan tetap berolahraga karena alasannya satu, kualitas tidur menjadi lebih baik dibanding mereka yang tidak berolahraga. Ada baiknya tidak berolahraga lebih dari satu jam pada malam hari, dan jangan berolahraga ketika tubuh sedang lelah. Hilangkan anggapana-anggapan yang tidak rasional dari pikiran Anda sebelum akhirnya dijerat oleh gangguan penyakit.

Menemui dokter
Dalam mengobati insomnia, Anda memerlukan bantuan dokter. Dokter akan melakukan observasi penyebab, bila ternyata Anda memiliki riwayat kesehatan yang menjadi pemicu insomnia, maka dokter akan terlebih dahulu mengatasi kondisi yang mendasari tersebut. Namun bila disebabkan oleh pola hidup tertentu, maka dokter akan meminta Anda untuk memulai gaya hidup sehat.

Jika ternyata Anda tetap mengalami insomnia meski sudah mengikuti nasihat dokter seputar pola hidup sehat ataupun terlepas dari masalah kesehatan yang memicunya, maka dokter akan menyarankan Anda mengikuti terapi perilaku kognitif untuk insomnia (CBT-I). Tak jarang juga dokter memberikan obat tidur untuk dikonsumsi sementara waktu.

Cara mengatasi insomnia paling tepat adalah mengetahui akar permasalahan atau penyebab terjadinya insomnia, kemudian dilanjut dengan mencari solusi untuk penyebab tersebut agar insomnia tidak lagi mengganggu tidur Anda.

Advertisement
Cari apa aja disini
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : 7 Cara Mengatasi Susah Tidur atau Insomnia