14 Cara Mengatasi Ketiak Basah Karena Keringat Berlebih

Advertisement
Cara Mengatasi Ketiak Basah. Di era modern seperti sekarang, tidak jarang Anda menjumpai permasalahan klasik bernama ketiak basah. Dulu masalah ini mendapat istilah burket (bubur ketiak) atau basket (basah ketiak). Pada nyatanya hal ini memang tidak membawa risiko terhadap kesehatan, tetapi lebih mengarah pada permasalahan penampilan.

Ketiak basah terjadi karena adanya keringat berlebih pada area yang lembab seperti ketiak. Keringat sendiri merupakan proses alami yang dilakukan tubuh untuk membantu mengatur suhu tubuh. Keringat akan membantu mendinginkan tubuh yang kepanasan dengan menguapkannya ke permukaan kulit yang pada gilirannya bila tertumpuk semakin banyak akan menyebabkan keringat berlebihan.

Kondisi ini selalu dikhawatirkan orang-orang yang punya banyak relasi di dalam dunia kerja, terutama mereka yang selalu ditunjuk untuk melakukan presentasi. Penampilan adalah hal yang sangat perlu diperhatikan, dan ketiak basah kadang menjadi penghambatnya. Permasalahan ini harus segera diatasi, Anda bisa mencoba cara mengatasi ketiak basah yang berlebihan karena keringat.

Cara Mengatasi Ketiak Basah Karena Keringat

Cara Mengatasi Ketiak Basah Karena Keringat

Keringat bisa keluar dalam jumlah banyak bila didukung dengan beberapa kondisi, seperti suhu tubuh panas dan perasaan grogi yang muncul. Ada lebih dari 2 juta kelenjar keringat di seluruh tubuh manusia. Lantas mengapa keringat paling sering tampak di bawah lengan? 

Hal tersebut dikarenakan pada ketiak terdapat kelenjar apokrin yang sangat baik dalam memproduksi keringat. Keringat yang dihasilkan oleh kelenjar ini mengandung protein dan asam lemak yang membuat keringat menjadi lebih tebal dan menciptakan efek warna kekuningan.

Keringat memang tidak mengeluarkan bau pada dasarnya, tetapi disaat bakteri pada kulit melakukan metabolisme pada kandungan yang dihasilkan (protein dan asam lemak) oleh keringat, maka mulailah timbul aroma yang kurang sedap untuk dihirup.

Melakukan pencegahan dan mengendalikan produksi keringat terutama pada ketiak sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kepercayaan diri. Selain itu dengan ketiak yang tidak bermasalah maka akan meningkatkan kenyamaan dan kehidupan sosial setiap orang. Silakan dibaca lebih lanjut bagaimana cara meminimalkan kondisi ini agar ketiak basah tidak menjadi teman harian Anda.

1. Gunakan Bahan Alami
Dunia sangat berharga karena keanekaragaman isinya. Manusia sangat beruntung karena memperoleh kedudukan tertinggi di antara makhluk hidup lain. Kita bisa memanfaatkan bahan-bahan yang sudah disediakan oleh alam untuk membantu mengontrol permasalahan ini. 

Apa saja bahan alami untuk mengatasi ketiak basah?

# Lidah Buaya
Tips ini diperoleh dari Search Home Remedy. Mengonsumsi aloevera atau lidah buaya dipercaya mampu membersihkan ketiak yang basah akibat keringat secara alami.  Pemakaian lidah buaya tidak seperti perawatan rambut seperti biasanya. Akan tetapi lidah buaya harus diminum setiap hari setidaknya ½ cangkir untuk membantu meredakan produksi keringat berlebih pada area ketiak.

Lidah buaya juga dipakai untuk menumbuhkan kumis pada pria.

# Tomat
Tomat adalah tumbuhan berwarna merah yang tumbuh di Amerika Selatan pada mulanya, kemudian tersebar ke banyak negara termasuk Indonesia. Tomat dikenal akan kemampuannya merawat kulit. Anda tidak akan mengira kalau tomat ternyata cukup efektif dalam menyembuhkan masalah keringat berlebih pada ketiak. 

Konsumsi tomat dari dalam. Anda bisa membuat jus tomat bercampur madu atau gula sebagai pemberi rasa manis. Menurut Search Home Remedy, tomat juga bisa digunakan dari luar. Anda cukup mencampurkan tumbukan tomat dan mentimun, kemudian diusapkan pada area yang bermasalah. Hal ini juga membantu mengurangi bau yang timbul akibat keringat ketiak.

# Cuka Putih dan Cuka Apel
Cuka dapat menghambat laju pertumbuhan bakteri pada kulit yang menghasilkan bau tak sedap pada ketiak.  Cuka bisa dipakai sebagai pengganti deodoran. Anda bisa menggunakan cuka putih dan cuka apel, tinggal dipilih yang menurut Anda lebih baik dan cocok yang mana.

Cuka putih mempunyai aroma asam yang kuat, untuk itu gunakanlah beberapa saat sebelum mandi. Oleskan cuka putih pada kedua ketiak Anda secara merata menggunakan kapas. Sementara untuk cuka apel juga sama diaplikasikan sebelum mandi dengan bantuan kapas. Ambil jarak sekitar 30 menit sebelum mandi dan bersihkan ketiak yang sudah diolesi salah satu jenis cuka dengan air. 

# Lemon
Air perasan lemon dianggap mampu memberi manfaat ganda pada masalah ketiak. Pertama, ketiak yang basah karena keringat bisa diminimalisir. Kedua, ketiak yang berwarna hitam karena jarang dibersihkan dan keseringan lembab dapat dikembalikan warna cerahnya bila dilakukan perawatan rutin.

Penggunaan lemon sama seperti cuka apel dan cuka putih, yaitu 30 menit sebelum mandi. Peras lemon dan ambil air perasannya. Gunakan bola kapas untuk membantu memoleskan air perasan lemon ke area ketiak. Jangan lupa dibersihkan selagi mandi.

# Baking Soda
Baking soda dapat membantu mengurangi produksi keringat berlebih pada area ketiak. Buatlah pasta dari baking soda. Campurkan dia dengan air secukupnya, lalu aplikasikan pada ketiak dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Terakhir, bilas ketiak menggunakan air bersih. 

2. Gunakan Antiperspirant
Antiperspirant lebih tepat digunakan bila Anda ingin terhindar dari masalah ketiak basah. Apa bedanya dengan deodoran? Selama ini mungkin Anda belum tahu. Deodoran itu mengandung zat yang bekerja meringankan bau pada ketiak. Sedangkan antiperspirant bekerja menghambat produksi ketiak.

Cara mengatasi ketiak basah dengan memakai antiperspirant ini sebenarnya cukup berbahaya karena kelenjar keringat tidak bisa bekerja secara maksimal. Jadi pilihan ada di tangan Anda ingin menerapkan produk ini atau tidak. Antiperspirant dikatakan berbahaya juga karena menyebabkan iritasi kulit, terutama yang mengandung aluminium klorida sebagai bahan aktif dalam jumlah tinggi.

3. Pakailah Bahan Yang Membantu Kulit Tetap Bernapas
Pernahkah Anda memperhatikan pakaian yang Anda kenakan setiap hari untuk beraktivitas dan ternyata mereka lah yang menjadi penyebab datangnya masalah ini, Mengapa bisa?

Perlu Anda ketahui kalau kulit juga memerlukan udara dari luar, seperti manusia yang membutuhkan oksigen untuk bernapas. Kulit yang terasupi udara dalam jumlah cukup dan intens akan membuatnya lebih segar dan tahan dari keringat yang terekspos ke luar permukaan kulit.

Solusi bagi Anda agar terhindar dari masalah ini secara instan adalah dengan memakai pakaian berbahan katun, wol, rami, atau sutra. Jangan gunakan bahan yang sedikitpun tidak terdapat ruang untuk masuknya udara. Kain semacam ini memiliki serat yang dapat membuat kulit terjaga dari bakteri penyebab bau akibat keringat.

Jangan menggunakan kain berbahan sintesis seperti nilon, rayon, dan poliester. Apalagi ditambah dengan warna gelap, maka Anda bisa menjadi sekawan dengan ketiak basah, bau, dan berwarna hitam. Jauhi pakaian yang terbuat dari bahan sintesis, sebagus apapun modelnya.

4. Kuasai Kecemasan Anda, Tidak Perlu Takut
Ada beberapa situasi yang membuat sebagian orang (terutama dengan kepribadian introvert) seakan sedang melakukan ujian. Berbicara di depan umum, pergi kencan pertama dengan orang yang baru dikenal, dan banyak lagi keadaan yang membuat sebagian orang merasa cemas. Mungkin Anda termasuk ke dalamnya.

Rasa cemas, grogi, dan takut akan membuat jantung berdetak lebih kencang dan cepat. Respon tubuh ini berlaku ketika menjumpai situasi yang jarang terjadi atau berpotensi membawa bahaya. Bila terus berproses, maka kondisi ini bisa menyebabkan kulit berkeringat dan tidak mampu mengontrol diri.

Bila Anda tergolong ke dalam orang-orang yang sulit beradaptasi dengan situasi dan lingkungan baru, atau mengalami demam panggung misalnya, maka disarankan untuk melakukan terapi yang bisa dilakukan sendiri atau dengan bantuan orang lain. Anda bisa memulainya dengan mengatakan kalau Anda punya keberanian untuk melakukan sesuatu. Atau Anda bisa mengikuti bimbingan menjadi public speaker yang baik. Kuasai diri Anda, setiap hal tidak perlu dipikirkan mendalam, santai saja.

5. Kurangi Stres
Tiap manusia punya masalah, dan tidak seharusnya masalah tersebut menjadi penghalang Anda untuk bahagia. Stres berasal dari pikiran yang terbebani oleh banyak hal, pekerjaan, nilai, urusan ekonomi, keluarga, dan masih banyak lagi.

Kondisi stres bisa menyebabkan keringat berlebihan. Untuk mengatasinya tentu Anda harus menghindari stres. Cara menghindari stres yang paling mudah adalah dengan tidak memfokuskan pikiran Anda kepada masalah yang sedang Anda hadapi, tetapi fokuslah pada solusinya. Anggap setiap masalah sebagai proses hidup yang akan membuat Anda menjadi lebih tangguh dan dewasa.

Stres juga bisa dikelola dengan cara bersantai, mengobrol dengan teman, canda tawa, bernostalgia perihal seberapa lugunya Anda sewaktu kecil, dan banyak hal lagi yang bisa Anda lakukan agar terbebas dari stres.

6. Jangan Merokok dan Hindari Minuman Alkohol
Penyebab ketiak basah antara lain dikarenakan merokok dan alkohol. Di dalam rokok terdapat nikotin yang membuat denyut jantung meningkat. Dengan meningkatkan denyut jantung maka tekanan darah dan suhu tubuh ikut naik, hal ini akan memicu keringat menjadi berkeringat.

Sementara minuman beralkohol akan membuat tubuh mengalami vasodilatasi, kondisi dimana pembuluh darah melebar dan pada gilirannya menyebabkan suhu tubuh meningkat. Mekanisme ini akan diterima oleh otak dan otak akan mengirimkan respon ke seluruh tubuh untuk memproduksi keringat dengan tujuan mendinginkan suhu tubuh.

7. Jangan Terlalu Sering Konsumsi Makanan Pedas
Tidak memandang etnis, normalnya setiap manusia akan berkeringat sehabis menyantap makanan pedas dan panas. Hal tersebut terjadi karena makanan pedas dan panas membuat suhu tubuh meningkat dan kondisi ini akan diterima oleh otak. Setelah itu, otak mulai memerintah kelenjar keringat yang menyebar di seluruh tubuh untuk mengeluarkan keringat.

8. Temui Dokter
Bila kesemua cara mengatasi ketiak basah di atas tidak mempan untuk Anda, mungkin itu menjadi tanda bahwa tubuh Anda sedang tidak sehat alias berurusan dengan penyakit. Keringat berlebihan juga termasuk ke dalam beberapa gejala penyakit seperti hipertiroidisme, hipoglikemia, leukimia, menopause, tuberkulosis, dan penyakit jantung.

Atau mungkin Anda juga secara tidak sadar mengonsumsi obat yang membawa efek keringat berlebih, seperti antiepresan. Bila kondisinya sudah cukup parah, maka dokter akan melakukan pengecekan dan mendiagnosis Anda dengan hiperhidrosis.

Ketiak basah akibat keringat berlebih memang bukan sebuah penyakit, tetapi bisa terjadi karena adanya penyakit (gejala). Untuk itu, ada baiknya Anda menemui dokter bilamana cara mengatasi ketiak basah di atas sudah tidak bisa membantu Anda terbebas dari masalah keringat berlebih. 

Advertisement
Cari apa aja disini
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : 14 Cara Mengatasi Ketiak Basah Karena Keringat Berlebih