40 Makanan Yang Mengandung Vitamin E (Alpha Tocopherol)

Advertisement
Makanan yang mengandung vitamin E (Alpha Tocopherol) sumbernya bisa ditemukan pada sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, sereal gandum, telur, daging unggas, daging sapi, dan minyak nabati. Vitamin E merupakan antioksidan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh, karena berpengaruh pada sistem imun, kesehatan mata, dan kesehatan kulit.

Vitamin E termasuk vitamin ynag larut dalam lemak. Tubuh memerlukan sekitar 60 – 75 IU (internasional unit) vitamin E per hari karena bila berlebihan ada efek samping yang tidak bagus untuk kesehatan. Bagi anak-anak dan ibu hamil, sebelum konsumsi vitamin E ada baiknya berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu.

Makanan Yang Mengandung Vitamin E (Alpha Tocopherol)

Makanan Yang Mengandung Vitamin E
Daftar Makanan Yang Mengandung Vitamin E

Berikut ini adalah sumber vitamin E yang berasal dari berbagai jenis makanan. Ada lebih dari 30 jenis makanan yang dicantumkan, pilihlah yang menurut Anda paling sesuai dengan kebutuhan, utamakan memilih yang menjadi makanan favorit Anda.

1. Bekatul (Dedak Padi)
Dari kelompok sereal gandum, bekatul termasuk sumber vitamin E. Bekatul atau dedak padi menyimpan kandungan gizi berupa serat pangan, protein, pati, dan mineral yang bila dikonsumsi dapat menurunkan risiko penyakit beri-beri. Pada 118 gramnya terkandung vitamin E sebanyak 5.8 miligram. 

2. Dedak Gandum
Serupa tapi tak sama. Dedak gandum berbeda dengan dedak padi, tetapi memiliki kesamaan dalam hal menunjang kesehatan manusia. Menurut hasil survei, konsumsi dedak gandum dapat menekan masalah pencernaan seperti wasir, iritasi pada usus besar, dan sebagainya. Dedak gandum juga bermanfaat untuk menyembuhkan sembelit.

Kandungan serat pada dedak gandum berguna untuk melunakkan tinja dan membuatnya mudah keluar sehingga pencernaan akan jauh lebih lancar dan terbebas dari masalah BAB macet. Sementara itu, ada pula manfaat dedak gandum dalam hal mencegah kegemukan serta menurunkan berat badan, ini juga karena serat pangan yang terkenal pada dedak gandum.

Dedak gandum dapat dikonsumsi untuk menggantikan makanan cepat saji. Untuk menambah kenikmatan, bisa dipadukan dengan susu dan buah-buahan. Bila dimakan, proses pengunyahan akan lebih lama, sehingga perut pun akan kenyang lebih lama juga. Perlu Anda ketahui, kalau dedak gandum juga dapat mencegah penyakit diabetes dan mengontrol glukosa darah. 

Anda tidak perlu khawatir bila ada sisa yang belum termakan. Taruh saja di dalam freezer, kualitasnya akan terjaga. Untuk menemukan dedak gandum, carilah produk yang sudah berbentuk sereal atau biskuit, biasanya dicampurkan ke dalam makanan semacam itu. Pada 58 gramnya terdapat 0.9 miligram alpha tocopherol.

3. Quinoa
Quinoa (Chenopodium quinoa) adalah makanan pengganti nasi yang berasa dari daerah Andean, pegunungan Andes. Di Amerika Selatan, Quinoa sudah menjadi makanan pokok masyarakat Indian. Bahkan, beberapa suku menganggap quinoa sebagai makanan resmi yang disebut dengan induk dari semua biji-bijian.

Teksturnya yang menyerupai nasi bisa menjadi alternatif bagi Anda yang bosan dengan nasi. Karbohidrat dari quinoa lebih rendah dari nasi, tetapi proteinnya lebih tinggi. Saat diolah tubuh, quinoa mengirimkan karbohidratnya secara perlahan sehingga baik untuk penderita diabetes dan obesitas. Para ahli gizi dari Eropa memberi gelar superfood pada makanan ini.

Secara ilmiah, quinoa telah terbukti memberi manfaat seperti:
  • Mengurangi migren atau sakit kepala sebelah. Di dalamnya terkandung mineral bernama magnesium yang bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, dan mencegah penyempitan pembuluh darah pemicu migren.
  • Tubuh yang kekurangan magnesium dapat terserang hipertensi, penyakit jantung iskemik, dan aritmia pada jantung. Quinoa menyumbangkan magnesiumnya untuk mencukupi kebutuhan magnesium harian agar terhindar dari penyakit kardiovaskular.
  • Mineral lain yang juga terdapat pada quinoa adalah mangan dan tembaga, keduanya bergerak sebagai kofaktor untuk membentuk enzim superoksida dismutase (antioksidna untuk melindungi mitokondria dan kerusakan oksidatif ketika tubuh memproduksi energi).
  • Dari sebuah penelitian di UK Women’s Cohort Study, serat pada biji-bijian bisa melindungi para wanita dari penyakit kanker payudara. Terutama untuk wanita pre-menopause bila mengonsumsinya secara rutin akan menurunkan risiko terkena kanker payudara hingga 52%.

Pada 170 gramnya terdapat 4.1 miligram dan 21% daily values vitamin E.

4. Krisantemum
China menjadi negara pertama yang sadar akan manfaat kesehatan dari bunga krisantemum. Biasanya diseduh menjadi teh. Manfaat dari krisantemum diantaranya:
  • Meredakan pilek dan meredakan nyeri penyakit sinusitis karena mengandung vitamin C.
  • Dikutip dari Amazine, teh krisan dapat menangkal dermatomikosis, shigella dysenteriae, staphylococcus aureus, sreptococcus haemolyticus B, dan pseudomonas aeruginosa.
  • Karena tidak mengandung kafein, berbagai efek samping seperti cemas, mudah emosi, dan gugup tidak akan terjadi.
  • Bisa menurunkan suhu tubuh saat kondisi demem ataupun cuaca panas.
  • Telah terbukti mengatasi permasalahan jerawat, sakit gigi ringan, dan sakit kepala.
  • Dapat mengeluarkan racun dari hati serta menurunkan kolesterol jahat.
  • Bersifar stimulan yang berguna untuk membuat otak dan pancar indera lebih waspada.
  • Melindungi paru-paru dari penyakit pernapasan seperti sesak.

Pada 100 gram krisantemum terdapat 2.5 miligram vitamin E.

5. Daun Ketumbar
Daun ketumbar atau Cilantro kerap dimasukkan dalam masakan Meksiko, Spanyol, dan India karena memiliki keistimewaan tersendiri di bagian aroma dan rasanya. Di Indonesia, tidak banyak yang tahu manfaat dari daun ketumbar ini. 

Daun ketumbar menyimpan unsur gizi yang tidak sedikit, beberapa diantaranya adalah keberadaan senyawa antibakteri dan mineral untuk menangkal berbagai penyakit. Berikut ini manfaat dari daun ketumbar:
  • Senyawa antijamur, antiseptik, didisinfektan, dan detoksifikasi pada daun ketumbar bisa mengobati berbagai gangguan kesehatan yang menimpa kulit serta melakukan penyembuhan secara menyeluruh.
  • Daun ketumbar yang Anda konsumsi bisa menjadi pencuci perut dengan mengelarkan sisa makanan atau limbah perut.
  • Berkat adanya kandungan vitamin C di dalam daun ketumbar, orang dengan kolesterol tinggi akan menurun secara signifikan.
  • Daun ketumbar dapat merangsang sekresi insulin yang dapat menurnukan kadar gula dalam darah. Ini artinya baik bagi penderita diabetes.
  • Minyak yang ada pada daun ketumbar mempunyai sifat antiseptic yang bermanfaat untuk menyembuhkan sariawan.

Per 100 gram daun ketumbar, terdapat vitamin E sebanyak 2.5 miligram.

6. Bayam
Sayuran daun hijau ini sebaiknya dijadikan menu wajib harian, karena segudang manfaat tersimpan di dalamnya. Para pelaku diet lebih dianjurkan konsumsi bayam karena 20 persen kandungan bayam memenuhi AKG serat makan harian.

Manfaat lain dari bayam adalah:
  • Sifat antikanker karena adanya senyawa flavonoid yang terbukti dapat memperlambat pembelahan sel di dalam perut manusia dan sel kanker pada kulit. Bayam juga diketahui dapat melindungi tubuh dari serangan kanker prostat agresif.
  • Bayam bukan hanya makanan yang mengandung vitamin E, tetapi juga ada vitamin C, dan komplotan mineral (mangan, seng, selenium) yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah terjadinya osteoporosis, aterosklerosis, dan hipertensi.
  • Antioksidan lain yang berasal dari senyawa lutein dan zeaxanthin pada bayam bermanfaat untuk menjaga indra penglihatan manusia dari katarak dan degenerasi makula terkait
  • Vitamin K pada bayam dapat mencegah terjadinya aktivasi berlebih sel-sel pemecah tulang.

Pada 28 gram atau 1 ons bayam, terkandung vitamin E sebanyak 8.4 miligram.

7. Paprika
Paprika adalah keluarga tanaman cabai yang memiliki bentuk seperti lonceng dengan beraneka ragam warna. Paprika sudah dibudidayakan sejak 900 tahun yang lalu di Amerika Tengah dan Selatan. Paprika sarat dengan nutrisi seperti vitamin A, C, E, dan K. 

Manfaat dari paprika antara lain:
  • Sebab adanya vitamin A yang tidak sedikit, paprika dapat mendukung fungsi penglihatan manusia, terutama saat malam hari. Paprika kaya akan karotenoid bernama lutein yang bisa menekan risiko degenerasi makula terkait.
  • Paprika mempunyai aktivitas termogenik ringan yang mampu meningkatkan sistem metabolisme tanpa memaksa jantung bekerja keras layaknya cabai.
  • Bilamana dikonsumsi secara rutin, penyakit seperti jantung koroner dan diabetes tipe-2 akan menjauh dari tubuh penikmatnya.

Di setiap 100 gram paprika tersimpan 29.8 miligram vitamin E.

8. Lobak Putih
Lobak mempunyai banyak warna, ada yang putih, merah, hingga ungu. Lobak putih adalah lobak yang kulit dan dagingnya berwarna putih, bisa dimakan dalam keadaan mentah ataupun matang sebagai masakan berkuah. Manfaat dari lobak putih ini cukup baik untuk kesehatan, berikut silakan dilihat:
  • Lobak diketahui memiliki enzim diastase, amylase, esterases, dan mirosinase yang dapat membunuh jamur. virus, parasit, dan zat-zat berbahaya pada tubuh.
  • Lobak putih mengandung potassium yang mempunyai manfaat sebagai peminimalisir pengeluaran kalsium melalui urin yang berisiko membentuk batu ginjal. Tentunya, apabila rajin mengonsumsi lobak putih, kemungkinan mengalami masalah batu ginjal akan berkurang.
  • Penyakit kuning yang menyerang sel darah merah bisa diatasi dengan mengonsumsi lobak putih. Ketidaknormalan produksi bilirubin bisa diurus dengan oksigen yang dibawa oleh zat-zat yang ada pada lobak putih.
  • Lobak putih memiliki zat yang tidak mudah dicerna. Zat-zat tersebut berguna untuk melancarkan sistem pencernaan dan mengobati sembelit. 

Pada 100 gram lobak putih terdapat 1.9 miligram kandungan vitamin E.

9. Sawi Putih
Sawi hijau dan putih sama-sama enak, sehat, dan bermanfaat bagi kesehatan. Tetapi di sini, yang dimaksud adalah sawi putih sebagai makanan yang mengandung vitamin E. Berbagai nutrisi yang terlampir di dalamnya turut menunjang kesehatan tubuh dengan berbagai kegunaannya, seperti:
  • Menyehatkan jantung. Sawi putih mengandung vitamin A, C, dan E yang bisa mencegah meningkatknya jumlah kolesterol dalam darah yang membuat jantung tidak sehat serta menimbulkan masalah pada penyumbatan pembuluh darah.
  • Sawi putih mengandung probiotik kuat bernama inulin, yang mana baik untuk memperbaiki masalah pencernaan seperti asam reflux disease, mulas, dan kekhawatiran lain.
  • Percaya tidak percaya, sayur yang murah ini bermanfaat untuk mencegah kanker. Penelitian telah menemukan mekanisme untuk mencegah kanker dengan melakukan riset terhadap ekstrak sawi putih. Laporan awal mengatakan bahwa kemampuan tersebut karena fructans yang mempunyai sifat anti-tumor dan antioksidan. Polifenol dan phytochemical pada sawi putih juga memberi efek positif untuk mencegah kanker.

Pada 100 gram sawi putih tersimpan 2.3 miligram vitamin E.

10. Selada Air
Selada air mengandung sifat anti-kanker, sama seperti brokoli, kembang kol, dan kubis. Manfaat ini timbul dari mekanismenya dalam meningkatkan antioksidan dalam darah dan melindungi DNA. Beberapa jenis kanker yang terbukti berhasil dicegah oleh selada air adalah prostat, usus besar, dan kanker payudara.

Pada 100 gran selada air terkandung vitamin E sebanyak 1.0 miligram.

11. Brokoli Rabe
Brokoli rabe adalah teman dari selada air yang juga dihormati oleh tubuh karena mempunyai sifat anti-kanker. Sebutan lain dari brokoli rabe adalah lobak italia, broccoletto, cime, dan rapini. Sayur ini enak bila dikukus atau ditumis dan dibumbui dengan garam, merica, dan bawang putih. Nutrisi yang terdapat di dalamnya dapat melindungi kesehatan tubuh.

Manfaat yang ada pada brokoli rabe:
  • Memberikan sepertiga kebutuhan vitamin C harian yang berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit, tulang, dan gigi. Sebagian besar manfaat ini dikaitkan dengan sifat antioksidan pada vitamin C yang memproduksi kolagen sintesis untuk kulit.
  • Brokoli rabe juga bagus untuk jantung dan sistem kardiovaskular. Pada sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas California melakukan penelitian pada suplemen yang mengandung 500 miligram vitamin C menimbulkan reaksi penurunan CRP yang membawa seseorang pada penyakit jantung. Diketahui sebelumnya kalau brokoli rabe kaya akan vitamin C.
  • Brokoli rabe juga membantu mencegah beberapa jenis kanker. Ditelisik berdasarkan makalah penelitian atau jurnal yang terbit pada September tahun 1996, konsumsi sayur brokoli rabe dikaitkan dengan penurunan risiko kanker paru-paru, lambung, usus besar, prostat, endometrium, dan ovarium.

Vitamin E pada 100 gramnya sebesar 2.5 miligram.

12. Dandelion Hijau
Dandelion atau randa tapak adalah tumbuhan yang memiliki bunga-bunga kecil yang berterbangan bila ditiup, Anda pasti pernah melihatnya di film-film drama pada beberapa adegan. Tumbuhan ini asli Eropa dan Asia, namun sudah tersebar ke berbagai tempat. Sementara yang dimaksud di sini adalah sayuran dandelion hijau yang menyuplai gizi dan manfaat kesehatan bagi tubuh.

Beberapa alasan Anda harus rajin mengonsumsinya adalah karena:
  • Dandelion hijau sarat akan kalsium yang baik untuk pertumbuhan struktur tulang.
  • Juga kaya akan zat besi.
  • Rendah kalori yang sanga tcocok dijadikan menu sarapan pagi, lebih nikmati bila dijadikan jus.
  • Nutrisi lain di dalamnya dapat mengurangi risiko kanker, katarak, degenerasi makula terkait usia, dan penyakit stroke.
  • Dandelion hijau memiliki sifat anti-peradangan yang membawa manfaat pada penderita asma dan penyakit akibat inflamasi lainnya.

Pada 100 gram dandelion hijau terdapat vitamin E setidaknya 3.4 miligram.

13. Selai Kacang
Olesan penambah kenikmata pada setumpuk roti ini ternyata memiliki manfaat juga pada kesehatan, seperti:
  • Pada 2 sendok makan selai kacang terdapat 7 gram protein. Ini menjadi pilihan bagi Anda yang bosan jika terbiasa sarapan dengan nasi.
  • Di Harvard Medical School telah dilakukan penelitian terhadap selai kacang yang ternyata tidak membahayakan hati karena renhdanya lemak tak jenuh, sama seperti minyak zaitun.
  • Justru, selai kacang menyimpan kandungan lemak sehat yang berguna untuk berbagai keperluan tubuh dalam menjaga kesehatannya.
  • Bila Anda pernah menyadari, setelah sarapan dengan roti dan beberapa poles selai kacang, hari Anda akan dimulai dengan penuh semangat. Ini karena selai kacang terbukti memberi energi untuk mengadu nasib dengan hari.

Selai kacang termasuk makanan yang mengandung vitmain E sebesar 13.8 miligram pada 2 sendok makannya.

14. Asparagus
Asparagus adalah tanaman asli Mediterania Timur. Secara etimologi berasal dari bahasa Yunani “Asparagos” yang berarti ‘tunas’ atau ‘burung gereja’. Arkeolog berhasil menemukan varietas asparagus liar di Mesir dan daerah lain di Afrika yang sudah dibudidayakan sejak zaman Fir’aun.

Manfaat kesehatan yang luar biasa dari asparagus misalnya:
  • Terkenal akan sifat diuretik yang bermanfaat bagi seseorang yang memiliki masalah dengan saluran kemihnya ataupun berkeinginan membersihkan urinnya. Namun, perlu diingat, asparagus juga membuat urin menjadi bau.
  • Asparagus merupakan sumber asam folat yang baik yang berguna untuk mengurangi bayi lahir tidak normal atau dalam keadaan cacat. Jadi, untuk wanita, konsumsilah tanaman ini seperlunya ketika hamil.
  • Asparagus dapat menekan anemia karena mengandung zat besi. Dengan rajin menyantapnya, maka sirkulasi darah akan terbantu olehnya.

Pada 100 gram tanaman asparagus terdapat setidaknya 1.5 miligram kandungan Vitamin E.

Makanan yang mengandung vitamin E lainnya adalah:
  • Telur
  • Buah Bit Hijau
  • Susu kedelai
  • Tomat
  • Daun Talas
  • Ikan Salmon
  • Labu Pahit
  • Rebung
  • Rumput Laut
  • Wortel
  • Kale
  • Buah Blackberry
  • Buah Kranberi
  • Alpukat
  • Mulberi
  • Biji Rami
  • Seledri
  • Pepaya
  • Aprikot
  • Mangga
  • Daun Roket atau Arugula
  • Nectarine
  • Raspberry
  • Daun Bawang
  • Kismis
  • Kubis

(Lain waktu akan ditambahkan dan dicantumkan kadar vitamin E-nya)

Referensi:
  • http://www.alodokter.com/vitamin-e
  • http://nutritiondata.self.com/foods-000103000000000000000.html

Gambar: Flickr.com

Advertisement
Cari apa aja disini
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 40 Makanan Yang Mengandung Vitamin E (Alpha Tocopherol)